FK UM METRO – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi ilmiah di bidang kesehatan. Melalui Program Studi Sains Biomedis, sebuah perhelatan ilmiah bertajuk Webinar Kuliah Umum sukses digelar pada Selasa (28/04/2026). Mengangkat tema sentral "Inovasi Sains Biomedis Berbasis Lingkungan Tropis dalam Mewujudkan Kesehatan Berkelanjutan", acara ini dilaksanakan secara hybrid di Auditorium Gedung Dr. Soetomo, Kampus 3 UM Metro, serta diikuti oleh ratusan peserta melalui ruang virtual.
Agenda ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan sebuah langkah strategis untuk membedah potensi besar Indonesia sebagai negara tropis dalam melahirkan inovasi-inovasi medis yang mampu menjawab tantangan kesehatan global secara berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari Dekan FK UM Metro, dr. Windi Pertiwi, MMR. Dalam penyampaiannya, dr. Windi menekankan bahwa pemahaman mengenai lingkungan tropis adalah modal utama bagi peneliti biomedis di Indonesia.
"Kita hidup di laboratorium raksasa bernama Indonesia. Melalui kuliah umum ini, kami ingin mahasiswa tidak hanya terpaku pada teks buku, tetapi mampu melihat peluang inovasi dari kekayaan hayati di sekitar kita demi mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan," tutur dr. Windi dengan antusias.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 1 UM Metro, Dr. Rahmat Bustanul Anwar, M.Pd. Dalam orasi pembukaannya, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap prodi Sains Biomedis yang terus konsisten menghadirkan pakar-pakar kelas dunia ke kampus bumi sai wawai.
"Universitas sangat mendukung kegiatan yang mampu mengakselerasi visi internasionalisasi kampus. Kehadiran para pakar hari ini adalah booster bagi atmosfer akademik kita, agar mahasiswa kita memiliki standar berpikir global namun tetap berpijak pada solusi lokal," tegas Dr. Rahmat sebelum membuka acara secara simbolis.

Diskusi semakin hangat saat kedua narasumber mulai membagikan perspektif mereka yang berharga:
1. Sains Biomedis sebagai Garda Depan Kesehatan Tropis Dr. rer. medic. dr. M. Ichwan, M.Sc, Sp.KKLP, Subsp.FOMC. (Ketua Prodi Magister Ilmu Biomedis FK USU), tampil memukau dengan memaparkan peran krusial ilmu biomedis dalam siklus pencegahan hingga pengobatan penyakit tropis. Beliau menjelaskan bahwa pendekatan biomedis memungkinkan kita untuk memahami mekanisme penyakit secara molekuler, sehingga penanganan penyakit seperti malaria, DBD, hingga penyakit infeksi tropis lainnya bisa dilakukan lebih presisi.
"Biomedis bukan sekadar teori di laboratorium. Ia adalah kunci dalam menciptakan diagnostik yang lebih cepat dan terapi yang lebih efektif untuk masyarakat yang hidup di iklim tropis," jelas dr. Ichwan dalam paparannya yang sangat luwes.
2. Membedah Masa Depan Lulusan di Dunia Kerja Sementara itu, Prof. Dr. rer. nat. Drs. Asmarinah, M.S. (Ketua Konsorsium Ilmu Biomedik Indonesia - KIBI), memberikan pencerahan mengenai "hilal" karier bagi mahasiswa. Beliau memaparkan secara komprehensif mengenai prospek sarjana biomedis yang sangat luas di lapangan kerja—mulai dari peneliti di lembaga riset nasional, tenaga ahli di industri farmasi dan bioteknologi, hingga peran strategis di laboratorium klinis modern.
"Dunia kerja saat ini sangat membutuhkan ahli sains biomedis yang kompeten. Peluangnya tidak terbatas; kalian bisa menjadi inovator di industri kesehatan atau penggerak kebijakan berbasis data saintifik," papar Prof. Asmarinah, memberikan suntikan motivasi bagi para mahasiswa.
Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Banyak mahasiswa yang menggali lebih dalam mengenai langkah nyata untuk mulai melakukan riset mandiri hingga strategi bersaing di pasar kerja internasional.
Sebagai penutup rangkaian acara, Ketua Program Studi Sains Biomedis FK UM Metro, Miftahuz Zakiyah, M.Biomed., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat. Beliau menekankan bahwa ilmu yang didapat dari para pakar harus menjadi pemantik semangat riset bagi mahasiswa.
"Kuliah umum ini bukan sekadar syarat akademik, melainkan jembatan untuk membuka cakrawala berpikir kalian. Saya berharap, setelah hari ini, muncul ide-ide segar untuk skripsi atau proyek riset yang berfokus pada kekayaan alam kita sendiri. Mari kita buktikan bahwa dari rahim FK UM Metro, akan lahir saintis-saintis biomedis yang mampu memberikan solusi berkelanjutan bagi kesehatan bangsa," pungkas Miftahuz Zakiyah dalam sambutan penutupnya yang hangat.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan penghargaan kepada para narasumber. Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, Prodi Sains Biomedis FK UM Metro kembali mengukuhkan posisinya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada kecakapan akademik, tetapi juga jeli melihat peluang masa depan bagi lulusannya di kancah nasional maupun global. (RJ/Admin FK)