FK UM METRO – Sebagai institusi pendidikan yang terus berkomitmen menghadirkan mutu pendidikan kedokteran terbaik di Bumi Sai Wawai, Program Studi S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Metro kembali melakukan langkah strategis. Selama dua hari penuh, yakni pada 13–14 Maret 2026, jajaran pendidik FK UM Metro berkumpul di ruang kelas lantai 4 untuk mengikuti workshop intensif Training of Trainer (TOT) Tutorial dan Training of Instructor (TOI) Skills Lab.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas akademik biasa, melainkan upaya serius fakultas dalam melakukan standarisasi metode pengajaran medis. Untuk mencapai tujuan tersebut, FK UM Metro menghadirkan sosok pakar yang sangat kompeten di bidangnya, yakni dr. Merry Indah Sari, S.Ked., M.Med.Ed., dosen sekaligus ahli Medical Education dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila), sebagai mentor utama.
Sesi hari pertama difokuskan sepenuhnya pada Training of Trainer (TOT) Tutorial. Di ruang kelas lantai 4 yang didesain modern, dr. Merry mengajak para peserta untuk menyelami kembali filosofi di balik sistem Problem-Based Learning (PBL). Beliau menekankan bahwa seorang tutor bukanlah "kamus berjalan" yang memberikan jawaban instan, melainkan seorang fasilitator yang harus mampu memantik api rasa ingin tahu mahasiswa.
Dalam suasana diskusi yang luwes namun tetap berbobot, para dosen melakukan simulasi teknik Seven Jumps. dr. Merry dengan jeli memberikan masukan mengenai cara mengelola dinamika kelompok, menangani mahasiswa yang pasif, hingga bagaimana memberikan umpan balik (feedback) yang bisa memotivasi mahasiswa untuk belajar lebih mandiri. "Tutor yang baik tidak hanya mengajar, tetapi menginspirasi mahasiswa untuk menemukan kebenaran ilmiah melalui proses diskusi yang kritis," ujar dr. Merry di sela-sela simulasi.
Memasuki hari kedua, suasana workshop berubah menjadi lebih teknis dengan agenda Training of Instructor (TOI) Skills Lab. Mengingat keterampilan klinis adalah "senjata" utama bagi seorang calon dokter, dr. Merry memandu para instruktur untuk memiliki kesamaan langkah dalam mengajarkan setiap prosedur medis.
Hal yang paling ditekankan adalah aspek Inter-rater Reliability. Di sinilah para dosen menyelaraskan cara mereka mendemonstrasikan tindakan klinis hingga cara memberikan penilaian dalam ujian OSCE nantinya. Dengan adanya standarisasi ini, mahasiswa dipastikan mendapatkan ilmu yang seragam tanpa ada perbedaan versi antar-instruktur. Ketajaman dr. Merry dalam membedah setiap langkah prosedur medis memberikan wawasan baru bagi para staf pengajar untuk lebih teliti dalam membimbing mahasiswa di laboratorium nantinya.
Pemilihan lokasi di lantai 4 gedung fakultas memberikan atmosfer akademik yang sangat kondusif. Ruangan yang luas dengan sirkulasi udara dan cahaya yang baik mendukung para peserta untuk tetap fokus mengikuti materi yang padat dari pagi hingga sore hari. Interaksi yang terjadi antara dr. Merry dan para dosen FK UM Metro pun berlangsung cair, penuh dengan pertukaran pengalaman dan diskusi solutif terkait tantangan mengajar di dunia kedokteran saat ini.
Kehadiran mentor dari instansi pembina seperti FK Unila ini menunjukkan kerendahan hati sekaligus tekad kuat FK UM Metro untuk terus belajar dari praktik-praktik terbaik (best practices) yang ada. Ini adalah bentuk investasi sumber daya manusia demi memastikan mahasiswa kedokteran UM Metro dididik oleh tangan-tangan yang terlatih dan tersertifikasi.
Melalui workshop TOT dan TOI ini, Prodi S1 Kedokteran FK UM Metro telah memperkokoh fondasi akademiknya. Dengan tutor yang cakap memfasilitasi diskusi dan instruktur yang presisi dalam melatih keterampilan klinis, fakultas optimis dapat mencetak dokter-dokter muslim yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mahir secara teknis dan memiliki integritas yang tinggi.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan semangat baru bagi seluruh civitas akademika untuk segera mengimplementasikan metode terbaru ini dalam perkuliahan mendatang, membawa FK UM Metro selangkah lebih dekat menuju visi keunggulan di tingkat nasional. (RJ/Admin FK)