
Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menerima kunjungan dari mitra strategisnya, RS Bhayangkara Polda Lampung, dalam rangka memperkuat implementasi kerja sama yang telah disepakati kedua belah pihak. Kunjungan balasan tersebut berlangsung di Kampus I UM Metro pada Kamis (30/7/2026) dan menjadi langkah lanjutan setelah penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan pada Mei 2026.
Rombongan RS Bhayangkara Polda Lampung dipimpin oleh Kepala Urusan Pendidikan dan Pelatihan (Kaur Diklat), dr. Siswanty Yunitri Manurung, yang hadir bersama Hanifah Ranti Fitriani, A.Md.Kes., selaku Staf Pendidikan dan Pelatihan. Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran pimpinan UM Metro dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kolaborasi.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi untuk memastikan bahwa kerja sama yang telah disepakati tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, pelayanan kesehatan, serta masyarakat secara luas.
Melalui kemitraan tersebut, UM Metro dan RS Bhayangkara Polda Lampung bersepakat untuk mengembangkan sinergi dalam berbagai bidang, mulai dari penyelenggaraan pendidikan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan, pelaksanaan penelitian bersama, hingga pengembangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan praktik klinik mahasiswa sehingga mereka memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Sebelumnya, pada saat penandatanganan MoU yang dilaksanakan pada Mei 2026, Direktur RS Bhayangkara Polda Lampung, AKBP dr. Teguh Astanto, M.Si., Med., Sp.B., MARS, menegaskan bahwa rumah sakit memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar memberikan pelayanan medis kepada masyarakat. Menurutnya, rumah sakit juga memiliki tanggung jawab sebagai institusi pendidikan yang berkontribusi dalam mencetak tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, etika yang baik, serta karakter yang kuat.

Ia juga menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Dengan adanya kerja sama yang terarah, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif melalui integrasi antara teori yang diperoleh di kampus dan praktik langsung di lapangan.
Setelah agenda audiensi selesai, rombongan RS Bhayangkara Polda Lampung melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Fakultas Kedokteran serta Fakultas Ilmu Kesehatan UM Metro. Dalam kesempatan tersebut, mereka meninjau berbagai fasilitas penunjang pembelajaran yang dimiliki universitas sebagai bagian dari evaluasi dan penyelarasan implementasi kerja sama.
Beberapa fasilitas yang dikunjungi antara lain ruang perkuliahan, Laboratorium Computer Based Test (CBT), serta sejumlah laboratorium praktikum yang digunakan mahasiswa dalam menunjang proses pembelajaran. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki UM Metro dalam mendukung kegiatan akademik, praktikum, maupun pelaksanaan pendidikan profesi di bidang kesehatan.
Melalui kunjungan tersebut, kedua institusi juga berdiskusi mengenai peluang pengembangan program kerja yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Fokus pembahasan mencakup peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa dan tenaga kesehatan, serta peluang kolaborasi dalam penelitian dan inovasi di bidang kesehatan yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini menunjukkan keseriusan UM Metro dan RS Bhayangkara Polda Lampung dalam membangun hubungan kemitraan yang saling mendukung. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan berbagai program kolaboratif yang tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan tinggi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung.
Ke depan, kedua institusi optimistis bahwa kerja sama yang telah dibangun akan terus berkembang melalui berbagai kegiatan akademik, pelatihan, penelitian, dan praktik klinik yang berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan serta pelayanan kesehatan yang lebih profesional, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.