METRO – Suasana di gedung Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Metro tampak lebih sibuk dari biasanya. Bukan karena aktivitas perkuliahan mahasiswa, melainkan karena jajaran dosen dan pengelola program studi tengah berkumpul untuk meramu strategi terbaik menyambut perkuliahan Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Dekanat Kampus III Universitas Muhammadiyah Metro, Selasa (3/2/2026).
Rapat koordinasi yang berlangsung hangat namun tetap fokus ini menjadi momentum penting bagi Prodi S1 Kedokteran untuk melakukan "tune-up" terhadap seluruh sistem pendidikan yang akan dijalankan selama satu semester ke depan.
Ketua Program Studi S1 Kedokteran FK UM Metro, dr. Micko Martha Thamrin, M.Biomed., yang memimpin langsung jalannya pertemuan, menyampaikan bahwa persiapan semester genap ini bukan sekadar rutinitas administratif. Bagi beliau, setiap pergantian semester adalah peluang untuk meningkatkan standar kualitas pendidikan di FK UM Metro.
"Kita tidak ingin sekadar 'jalan' saja. Setiap semester, dinamika dunia kedokteran terus berkembang, dan kita harus mampu beradaptasi dengan itu. Persiapan hari ini adalah ikhtiar kita untuk memberikan hak mahasiswa mendapatkan pengajaran yang berkualitas, terstruktur, dan tentu saja menyenangkan untuk diikuti," tutur dr. Micko di sela-sela pemaparannya.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, terdapat beberapa poin fundamental yang menjadi sorotan utama:
1. Integrasi Modul Pembelajaran: Pihak prodi memastikan bahwa pembagian blok pada semester genap ini memiliki keterkaitan yang kuat antar mata kuliah, sehingga mahasiswa dapat memahami materi secara komprehensif (holistik).
2. Modernisasi Praktikum di Laboratorium: Mengingat kedokteran adalah ilmu yang sangat mengandalkan keterampilan praktis, dr. Micko menginstruksikan pengecekan menyeluruh terhadap alat-alat laboratorium. Tujuannya agar saat praktikum dimulai, tidak ada kendala teknis yang menghambat eksplorasi mahasiswa.
3. Sentuhan Teknologi dalam Pembelajaran: FK UM Metro terus mematangkan penggunaan platform digital. Rapat ini juga mengevaluasi efektivitas e-learning agar interaksi antara mahasiswa dan dosen tetap terjaga, baik di dalam kelas maupun saat belajar mandiri.
4. Kesejahteraan Akademik Mahasiswa: Selain soal teknis, rapat juga menyentuh aspek pendampingan akademik (PA). Para dosen diharapkan lebih proaktif dalam memantau perkembangan mahasiswa, bukan hanya dari sisi nilai, tetapi juga kesehatan mental dan adaptasi mereka dalam menempuh pendidikan kedokteran yang intens.
Lebih jauh, dr. Micko menekankan bahwa FK UM Metro memiliki tanggung jawab moral untuk mencetak dokter yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati dan karakter yang kuat sesuai nilai-nilai Kemuhammadiyahan.
"Tantangan kedepan semakin kompleks. Melalui persiapan yang matang di tingkat prodi ini, kami berharap suasana akademik di semester genap nanti dapat memotivasi mahasiswa untuk belajar lebih giat dan tetap menjunjung tinggi etika profesi sejak dini," tambahnya.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan sesi sinkronisasi jadwal yang melibatkan seluruh staf administrasi dan dosen pakar. Dengan berakhirnya pertemuan ini, Prodi S1 Kedokteran FK UM Metro secara resmi menyatakan kesiapannya untuk menggulirkan perkuliahan Semester Genap 2025/2026 dengan penuh optimisme. (RJ/Admin FK)

