
FK UM METRO – Antusiasme luar biasa menyelimuti civitas akademika Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Metro. Salah satu organisasi kemahasiswaan kebanggaan fakultas, Himpunan Mahasiswa Sains Biomedis (HimsBiomed), secara resmi dinyatakan lolos sebagai salah satu dari 10 tim terbaik dalam seleksi internal tingkat universitas untuk Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026.
Pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata dari dedikasi mahasiswa Sains Biomedis dalam meramu gagasan ilmiah menjadi solusi konkret bagi persoalan di masyarakat. Dari banyaknya proposal yang masuk dari berbagai fakultas di lingkungan UM Metro, tim HimsBiomed berhasil mencuri perhatian dewan juri melalui ide kreatif dan pengabdian yang terukur.
Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi program studi Sains Biomedis. Jika biasanya mahasiswa bergelut dengan mikroskop dan analisis data di laboratorium, melalui PPK Ormawa ini, mereka ditantang untuk "turun gunung". Tim HimsBiomed membawa misi untuk mengimplementasikan keilmuan biomedis ke tengah-tengah masyarakat melalui pemberdayaan yang berkelanjutan.
Dekan Fakultas Kedokteran UM Metro menyambut kabar baik ini dengan rasa bangga dan optimisme tinggi. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan karakter mahasiswa FK yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial yang kuat.
"Ini adalah momentum yang sangat baik bagi anak-anak kami di Sains Biomedis. Kami di tingkat fakultas berkomitmen penuh untuk mengawal proses ini, mulai dari pendampingan teknis hingga penyediaan sumber daya yang dibutuhkan. Kami ingin memastikan bahwa program yang mereka bawa benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi desa atau mitra sasaran nantinya," ungkapnya.
Lolosnya tim HimsBiomed ke dalam 10 besar tingkat universitas merupakan "tiket emas" untuk melaju ke tahap seleksi nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Belmawa Kemendikbudristek. Persaingan di level nasional tentu akan jauh lebih ketat, namun dengan modal kematangan konsep dan semangat juang yang tinggi, tim ini optimis dapat meraih pendanaan pusat.
Ketua tim HimsBiomed menjelaskan bahwa fokus utama mereka adalah bagaimana sains dapat menjadi alat yang inklusif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Kami ingin menunjukkan bahwa ilmu biomedis itu tidak kaku. Ia bisa hadir di tengah masyarakat dalam bentuk edukasi kesehatan, pencegahan penyakit secara preventif, hingga pengolahan potensi lokal yang berbasis sains," jelasnya.
Dukungan pun terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari para dosen pembimbing yang akan terus memoles proposal ini agar semakin tajam dan aplikatif. Harapannya, tim HimsBiomed tidak hanya berhenti di tahap seleksi, tetapi mampu membawa perubahan nyata di lapangan (desa binaan) sekaligus mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Metro di kancah nasional.
Kini, tim tengah bersiap melakukan finalisasi dokumen dan pemantapan program sebelum diunggah ke sistem nasional. Seluruh keluarga besar FK UM Metro pun turut mendoakan agar langkah tim HimsBiomed diberikan kelancaran hingga mencapai puncak prestasi di ajang PPK Ormawa 2026. (RJ/Admin FK)