
METRO, UM Metro – Siapa bilang sains dan sastra berada di dua kutub yang berseberangan? Persepsi tersebut berhasil dipatahkan oleh Khayla Az Zahra, mahasiswa Program Studi S1 Sains Biomedis Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro (FK UM Metro). Di tengah kesibukannya menimba ilmu dan mengeksplorasi dunia ilmu medis, Khayla membuktikan keunggulannya di kancah nasional dengan meraih penghargaan sebagai Penulis Inspiratif pada kompetisi bergengsi Lomba Cipta Dongeng Nasional.
Ajang nasional yang diselenggarakan oleh Kacaya Group tersebut berpuncak di Surabaya pada tanggal 4 Juli 2026. Keberhasilan ini menyoroti potensi multidisiplin yang dimiliki oleh mahasiswa FK UM Metro, di mana ketelitian ilmiah mampu berpadu harmonis dengan imajinasi serta kepekaan naratif.
Sinergi Akademik dan Kreativitas Tanpa Batas
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas, ketekunan, dan semangat berkarya mampu membuahkan pencapaian yang membanggakan. Penulisan dongeng—sebagai salah satu bentuk media edukasi dan pembentukan karakter—membutuhkan struktur narasi yang kuat, penyampaian pesan moral yang efektif, serta bahasa yang mudah dicerna oleh publik. Kemampuan Khayla mengemas gagasan tersebut hingga dianugerahi gelar Penulis Inspiratif menegaskan kapasitasnya dalam literasi naratif tingkat nasional.
Pimpinan Fakultas Kedokteran UM Metro menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian berharga ini. Prestasi Khayla diharapkan dapat menjadi pemantik motivasi bagi seluruh civitas akademika FK UM Metro untuk terus bertumbuh, berinovasi, serta mengukir karya berprestasi di berbagai bidang, baik sains, literasi, maupun pengabdian masyarakat.
Inspirasi untuk Almamater dan Bangsa
"Prestasi ini menjadi bukti bahwa kreativitas, ketekunan, dan semangat berkarya mampu menghasilkan pencapaian yang membanggakan. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, menginspirasi, dan mengharumkan nama almamater," ungkap pimpinan fakultas dalam ucapan resminya.
Melalui raihan ini, Fakultas Kedokteran UM Metro—khususnya Program Studi S1 Sains Biomedis—kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara holistik (integrative learning), mewujudkan akademisi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan ilmiah, namun juga memiliki daya cipta serta kepekaan humaniora yang tinggi.